Posted by Unknown | 0 comments

19 nasehat islam dari hadist shahih


Menurut Yazid bin Abdul Qadir Jawas seorang mubalig senior di Indonesia. Da'i dari kota Bogor ini dikenal sebagai mubalig yang menebarkan paham ahlussunnah wal jama'ah di Indonesia.

dalam wawasan Yazid Jawas sangat menonjol dalam kelimuan sejak usia mudanya. Dia mampu ??menghafal? kitab Bulughul Maram karangan Ibnu Hajar Al 'Asqalani diluar kepala. Dia yang sempat berguru kepada Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin di Unaizah, juga diizinkan mengikuti ?kelas? khusus di majelis Syaikh. Dan juga sebagaimana dikisahkan oleh murid-murid Yazid Jawas, bahwa dia selalu meluangkan waktu minimal 2 sampai 4 jam setiap harinya atau bahkan lebih dari itu untuk membaca? kitab-kitab ilmu Islam yang bermanfaat.

beliau juga menuliskan berbagai buku:
-Buku "Prinsip Dasar Islam Menurut Al-Qur’an Dan As-Sunnah", penerbit Pustaka At Taqwa
-Buku "Jalan Kebahagiaan Keselamatan Keberkahan", penerbit Media Tarbiyah
-Buku "Jihad Dalam Syariat Islam Dan Penerapannya Di Masa Kini", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
-Buku "Waktumu Dihabiskan Untuk Apa?", penerbit Pustaka At-Taqwa
-Buku "Panduan Shalat Jum’at Keutamaan Adab", penerbit Pustaka At-Taqwa
-Buku "Sebaik-Baik Amal Adalah Shalat", penerbit Pustaka At-Taqwa
-Buku "Sifat Wudhu Dan Shalat Nabi", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
-Buku "Syarah Aqidah Wasithiyah Prinsip ASWAJA", penerbit  Media Tarbiyah
-Buku "Istiqamah Konsekuen Konsisten Menetapi Jalan Ketaatan", penerbit Pustaka At-Taqwa
-Buku "Haramnya Darah Seorang Muslim", penerbit Media Tarbiyah
-Buku "Taubat Kewajiban Seumur Hidup", penerbit  Media Tarbiyah
-Buku "Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah", penerbit  Pustaka At Taqwa
-Buku "Jihad Dalam Syari'at Islam", penerbit Pustaka At-Taqwa
-Buku "Panduan Keluarga Sakinah", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
-Buku "Ritual Sunnah Setahun", penerbit Media Tarbiyah
-Buku "Kiat-Kiat Islam Mengatasi Kemiskinan", penerbit Pustaka At Taqwa
-Buku "Kupas Tuntas Memahami Kalimat Syahadat", penerbit Media Tarbiyah
-Buku "Fiqih Shalat Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah", penerbit Media Tarbiyah
-Buku "Sifat Shalawat Nabi", penerbit Salwa Press
-Buku "Mulia Dengan Manhaj Salaf", penerbit Pustaka At-Taqwa

Beliau Dituduh pendukung terorisme

Dalam perjalanan dakwahnya, Yazid Jawas yang visinya mengutamakan masalah tauhid dan syirik, kerap kali majelis pengajiannya dianggap sebagai pendukung teroris. Terlebih lagi dengan penampilan jamaah pengajian dia yang umumnya berjenggot dan yang wanita menggunakan bercadar, yang dianggap sebagai stereotip teroris. Namun sampai saat ini belum kasus terorisme di Indonesia maupun di dunia internasional yang melibatkan Yazid Jawas. Dia pun bahkan menanggapi tuduhan-tuduhan tersebut dengan menulis buku berjudul "Jihad Dalam Syari'at Islam" dan juga "Haramnya Darah Seorang Muslim" yang menggambarkan sikap dia yang anti-terorisme.

namun terlepas dari kontroversi perihal kesimpang siuran berita media, ilmu yang diajarkan beliau dalam kehidupan hablum minallah dan hablum minannas, beliau Memberi beberapa Nasehat Indah untuk diri saya dan kita semua dari hadist2 sahih.

1. Jangan berharap kepada manusia, karena engkau akan kecewa. Berharaplah kepada Allah, niscaya engkau tidak akan pernah kecewa.
2. Manusia yang mulia adalah yang dia bangun disepertiga malam terakhir, kemudian meminta kepada Allah. Jangan lewatkan waktumu untuk berbuat maksiat, karena tak tahu kapan ajalmu kan menjemput. Sehingga kematianmu menjadi su'ul khothimah.
3. Hidupmu di dunia ibarat satu hari atau setengah hari dibandingkan kehidupanmu di akherat kelak, persiapkanlah bekalmu, dan sebaik² bekal adalah taqwa.
4. Infakkanlah hartamu. Karena penyimpanan harta yang sesungguhnya adalah yang akan engkau bawa sampai mati, bukan yang engkau simpan untuk duniamu.
5. Jangan engkau tunda pekerjaan pagimu untuk sore harimu, niscaya banyak pekerjaan yang akan engkau selesaikan.
6. Aturlah waktumu sebaik mungkin, kapan mengurus pekerjaan rumah tanggamu, kapan engkau membaca al qur'an, kapan engkau membaca buku yang bermanfaat dan pekerjaan lainnya.
7. Orang yang tertipu adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan waktu luangnya padahal dia dalam kondisi sehat. Sesungguhnya setelah waktu luang akan ada waktu sibuk, setelah sehat akan ada masa sakit ... manfaatkanlah masa sehatmu dan waktu luangmu sebaik mungkin.
8. Sesungguhnya masa sakitmu dibandingkan masa sehatmu lebih banyak waktu sehatmu. Coba ingat berapa lama kamu sakit? Seminggu? Sebulan? Setahun? Bandingkan dengan masa sehatmu! Maka, bersyukurlah..
9. Janganlah engkau merasa aman dari perbuatan maksiat yang engkau lakukan secara diam-diam. Jika istri, suami atau orang lain tak ada yang mengetahui, akan tetapi Allah mengetahui perbuatanmu. Dan kelak perbuatanmu akan dipertanggungjawabkan di akherat kelak.
10. Apabila perbuatan maksiat sudah engkau lakukan, menyesal lah! Bertaubatlah.. Bertaubat dengan sebaik-baik taubat. Janganlah engkau ulangi. Tegakkanlah sholat niscaya akan menghapusnya. Berbuat baiklah kepada orangtuamu
11. Berdo'alah. Sesungguhnya do'a yang paling banyak diiucapkan nabi shalalallahu 'alaihi wa sallam adalah : Ya muqollibal quluub, tsabbit qolbii' alaa diinik (Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agamaMu.)
12. Jangan engkau tinggalkan setelah sholat shubuh sebuah do'a : Allohumma innii as aluka 'ilman naa fi'an wa Rizqon thoyyiban wa'amalan mutaqobbalaan (Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.)
13. Bacalah dzikir pagi dan sore, dia hanya meminta waktumu 10 menit. Kau bisa melakukan disela² aktivitasmu.
14. Bacalah buku yang bermanfaat. Karena ia dapat menghantarkanmu kepada kebaikan. Bacalah buku 4 jam dalam sehari.
15. Manusia yang paling utama adalah yang baik akhlaknya. Dan manusia yang paling cerdas adalah yang selalu mengingat mati dan mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah kematian.
16. Janganlah engkau panjang angan-angan untuk kehidupan duniamu. Ketika usahamu telah mencukupi kebutuhan hidupmu, tak usah engkau tambahkan beban hidupmu dengan berutang untuk memperluas usahamu. Karena bisa jadi engkau akan mati meninggalkan hutang dan sesungguhnya Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam tak bersedia menyolati jenazah orang yang mati meninggalkan hutang.
17. Dapat engkau melakukan hal-hal mubah seperti menjaga kesehatan badanmu, akan tetapi janganlah hal tersebut membuatmu lupa menjaga kesehatan hatimu.
18. Berikan rasa cintamu untuk orang-orang shalih, bukan untuk orang-orang kafir.
19. Terakhir, maafkanlah orang yang telah menyakiti hatimu.

di ambil dari berbagai sumber, wikipedia.org dan catatan islam

Namun dari kutipan berbagai media diatas, alangkah baiknya jika setiap muslimin tetap harus memiliki guru dan  muslim yang cerdas memiliki banyak guru, sebagai rujukan satu dengan yang lainnya, karena setiap manusia setelah wafatnya sahabat nabi pastilah memiliki kelemahan dalam hatinya yg membuat dalam penafsiran sesuatu mencampurkan hati dengan dakwah.

0 comments: